ARMY Desak BigHit Beri Perlindungan Serius ke BTS

ARMY Desak BigHit Beri Perlindungan Serius ke BTS
ARMY Desak BigHit Beri Perlindungan Serius ke BTS

TIMESLINE - Sebagai seorang penggemar, tidak mengherankan jika mereka sangat peduli dengan keselamatan para idolanya. Hal ini juga rupanya yang sedang dirasakan oleh penggemar BTS, ARMY.

Baru-baru ini, para penggemar BTS secara intens meminta pihak agensi, BigHit, untuk memberikan perlindungan yang ketat kepada artis mereka.

Bukan tanpa alasan, hal ini dilakukan oleh ARMY, karena mereka menemukan beberapa akun di media sosial, TikTok, yang mengunggah editan tak sopan atas Jungkook BTS.

Akun berlabel 'bunkook' atau 'bunkooks' ini menampilkan gambar mengerikan terkait Jungkook, Suga, dan Jimin BTS.

Beberapa video bahkan menjadi viral karena ditonton lebih dari 60 ribu tampilan.

Karena hal ini bahkan terjadi kesalahpahaman karena banyak yang mengira akun 'Bunkook' di Twitter, juga merupakan nama pengguna yang sama dengan yang di TikTok.

Menanggapi tuduhan ini, pengguna @bunkook di Twitter sampai harus memberikan klarifikasi dan menjelaskan jika ia dan akun 'Bunkook' di TikTok bukanlah orang yang sama.

Selain akun tersebut, baru-baru ini Jimin BTS juga mendapatkan ancaman pembunuhan di media sosial.

Melalui Twitter, seorang pengguna menuliskan ancaman akan melakukan tindak kejahatan tersebut kepada Jimin BTS dan keluarganya di Busan.

Bersamaan dengan ancaman tersebut, ancaman pembunuhan lain datang dari platform komunitas HYBE , Weverse, yang ditujukan untuk V dan Jimin BTS.

Bahkan ancaman ini lebih mengerikan karena pelakunya mengunggah foto senjata.

Bungkamnya BigHit dari rumor kencan V BTS dengan Jennie BLACKPINK, dan mengenai RM BTS yang menjadi sasaran komentar ofensif, rasis, xenofobia, homofobik, dan transfobik secara online setelah laporan palsu yang menyatakan jika ia memenangkan 'Wajah Paling Tampan' versi TC Candler atas aktor Inggris Henry Cavill ini pun semakin membuat ARMY khawatir.

Begitu banyak rumor tentang BTS, dan diamnya BigHit ini membuat ARMY khawatir dan mendesak agensi tersebut untuk mengambil tindakan lebih dari sebelumnya untuk melindungi artis mereka.

Melalui Twitter dan Weverse, ARMY menyuarakan desakannya kepada BigHit dan pada saat bersamaan tagar 'BIGHIT PROTECT JIMIN' pun menjadi tren dengan lebih dari 37 ribu tweet.

ARMY berharap dengan hal tersebut mereka bisa mendapatkan perhatian BigHit sehingga para anggota, terutama Jimin, dapat dipastikan keselamatannya mengingat ancaman pembunuhan baru-baru ini.

Hingga saat ini BigHit belum memberikan klarifikasi atau pernyataan resmi apapun baik terkait rumor dan ancaman terhadap BTS tersebut. ***

Penulis:

You have not selected any widget for this sidebar.

Baca Juga