Berikut Cara Mengoptimasi SEO untuk Website

Berikut Cara Mengoptimasi SEO untuk Website
Berikut Cara Mengoptimasi SEO untuk Website

TIMESLINE - Berikut cara mengoptimasi SEO untuk website. SEO singkatan dari Search Engine Optimization adalah suatu usaha untuk mengoptimalkan konten di mesin pencari.

Penggunaan jasa SEO adalah keputusan besar yang dapat meningkatkan peringkat situs dan menghemat waktu, tapi juga berisiko tinggi terhadap situs dan reputasi.

Optimasi SEO bisa dilakukan dengan menempatkan kata kunci yang ingin dicapai pada nama domain, url, judul, badan teks, dan deskripsi.

Pengoptimalan mesin pencarian juga masih menjadi bagian dalam pemasaran organik.

Algoritma Google sangat kompleks dan terus berubah, jadi strategi SEO harus bisa mencakup pengoptimalan secara teknis dalam pemasaran konten.

Mengapa harus Google? Karena google adalah mesin pencari terbesar di dunia. Maka kita harus berkenalan dengan SEO.

Pentingnya SEO bagi Seorang Content Creator

SEO merupakan teori yang dipakai, agar situs dan konten kita mudah ditemukan oleh mesin pencari.

Konten yang ramah di mesin pencari adalah yang mudah ditemukan, bisa dibagikan, mudah dibaca dan selalu diingat.

Penulisan paragraf di media digital yang mudah dibaca, adalah yang terdiri atas satu kalimat panjang atau dua kalimat pendek.

Perang SEO di mesin pencari kerap terjadi. Ada kompetisi yang ketat, terutama untuk kata kunci yang paling populer.

Berikut cara mengoptimasi SEO untuk website kamu:

Keyword adalah kata kunci yang diperlukan dalam penelusuran dan mengandung people, place dan things.

Contoh people adalah Agil Hari Santoso, Presiden RI Joko Widodo, Coca Cola, Distro.

Contoh place adalah Jakarta, Bali, Medan, Malaysia.

Contoh things adalah Vaksin Covid-19, Kawin Massal, Banjir.

Pencarian kata kunci berdasarkan atas jenis keywords yaitu pencarian informasi, transaksi jual beli, dan pencarian alamat.

Memiliki judul yang teroptimasi oleh SEO lebih penting. Judul SEO akan membantu masuk peringkat lebih cepat dibandingkan judul yang tidak teroptimasi.

Jika menulis judul panjang, 'kata kunci' berada di depan. Kabarnya google tidak suka dengan judul yang terlalu panjang.

Judul juga jangan terlalu pendek, perlu diberikan tambahan penjelas untuk menarik pembaca.

Ada dua jenis konten yang dapat kita pakai sebagai pedoman, yaitu evergreen content yaitu konten yang dapat dibaca kapanpun, dan trending content yaitu konten yang sedang viral dan ada batas waktunya.***

Penulis:

You have not selected any widget for this sidebar.

Baca Juga