Kamsul Hasan Sebut Independen Wartawan Tidak Hanya di Tahun Politik

Kamsul Hasan di acara diskusi publik bertajuk “Pers dan Kebebasan Hak Bersuara” digelar Sekber Wartawan Indonesia (SWI) kota Depok, di Gedung Serbaguna Depok Jaya kota Depok, Kamis,(8/6).
Kamsul Hasan di acara diskusi publik bertajuk “Pers dan Kebebasan Hak Bersuara” digelar Sekber Wartawan Indonesia (SWI) kota Depok, di Gedung Serbaguna Depok Jaya kota Depok, Kamis,(8/6).

TIMESLINE,- Ahli Pers Nasional Kamsul Hasan mengatakan tingkat independen wartawan sangat penting dan tidak hanya pada tahun politik saja tetapi juga pada setiap produk jurnalistik.

"Independen wartawan kan bukan hanya pada tahun politik tetapi juga pada setiap produk jurnalistik," ujar Kamsul Hasan, Jumat,(9/6).

Sebagai ahli pers, dia juga menekankan peraturan sesuai UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Secara jelas tertuang di Pasal 7 ayat (2) mengenai kewajiban mentaati Kode Etik Jurnalistik atau KEJ.

"Pasal 1 KEJ melarang wartawan memihak," jelas Ahli Pers Dewan Pers kepada TIMESLINE.

Di tahun politik ini menurut Kamsul, Pers juga tengah menunggu sistem Pemilu yang akan dikeluarkan pemerintah melalui putusan dari Mahkamah Konstitusi atau MK Republik Indonesia.

"Kita masih menunggu sistem Pemilu bila terbuka kemungkinan besar terjadi perang Caleg yang menggunakan berbagai macam media termasuk pers," kata Kamsul.

Menurutnya, bila MK menetapkan sistem tertutup maka yang perang hanya partai, tidak terjadi perang antar Caleg dalam satu partai.

Bila ada asumsi pers digunakan sebagai alat, sebaiknya dilaporkan ke Dewan Pers. "Tim kampanye sebaiknya memiliki ahli media yang dapat melakukan identifikasi pada bagian mana konten itu berpihak," ujarnya.

Sementara, pada diskusi publik bertajuk “Pers dan Kebebasan Hak Bersuara” digelar Sekber Wartawan Indonesia (SWI) kota Depok, di Gedung Serbaguna Depok Jaya kota Depok, Kamis,(8/6).

Sebagai nara sumber, Kamsul Hasan menekankan pentingnya menuangkan fakta, menghindari opini serta perlunya keberimbangan berita.

Dia juga meminta wartawan untuk tidak melakukan kampanye hitam pada tahun politik. "Kampanye hitam merupakan suatu pemberitaan yang dibuat berdasarkan isu atau rumor yang belum diketahui faktanya," tutup Kamsul.

You have not selected any widget for this sidebar.

Baca Juga